Jual Beli TERLARANG / RIBA , Jual Beli Dengan DUA HARGA – Ustadz Abdul Hakim Abdat )

Penegasan Lagi Tentang Maksud Dari DUA HARGA

“DUA HARGA DALAM SATU PENJUALAN, DIA-PENJUAL MENGATAKAN-KEPADA PEMBELI-: AKU JUAL BARANG INI KEPADAMU DENGAN HARGA 100 DIRHAM CASH (KONTAN) DAN 200 DIRHAM TEMPO (KREDIT)

(Ini adalah judul bab yang diberikan oleh Imam Nasaa-i pada hadits ini di kitab sunannya dibagian kitab buyu’ bab 73 yang merupakan fiqih beliau rahimahullah bersama para Imam yang lainnya sebagaimana akan diterangkan sebagiannya, insyaa Allahu Ta’ala. Bahwa menjual dengan dua harga dalam satu penjualan antara kontan(cash) dan kredit berbeda harga jualnya, adalah termasuk jual-beli yang terlarang dalam Islam dan masuk ke dalam salah satu bab riba) (Al Masaail jilid 12 hal. 179 ).

Kemudian al ustadz setelah beliau membawakan HADITS beserta TAKHRIJ ILMIYYAH nya dan membawakan keterangan dari MUTAQADDIMIN seperti Imam Nasaa-i, Ibnu Hibban dan Abdul Wahhab bin ‘Atha’ dan juga menyebutkan para Imam yang lagi lagi dari kalangan MUTAQADDIMIN yang berpendapat seperti diatas seperti Muhammad bin Sirin, Thawus, Sufyan Ats Tsauriy dan Al Auza’iy. Kemudian al ustadz mengatakan:

“Saya terangkan ini padahal tidak tersembunyi bagi saya bahwa di sana ada pendapat yang berbeda dari sebagian Imam, karena saya telah melihat beberapa tulisan dari sebagian mereka- sebagian dari mereka masih BALITA dalam ilmu- yang mengecilkan dan sangat melemahkan pendapat yang saya bawakan dan saya pilih ini, padahal inilah pendapat yang kuat kalau tidak mau dikatakan sangat kuat ditinjau dari beberapa sisi:

PERTAMA: Berpegang dengan zhahirnya hadits. Adapun pendapat yang lain yang LEMAH kalau tidak mau dikatakan SANGAT LEMAH, mereka sangat berpegang dengan zhahirnya ra’yu dari sebagian Ulama. Diantara kaidah yang dibuat Ulama, “Apabila nash telah datang maka batallah segala ra’yu atau pendapat”.

KEDUA: Diperkuat oleh hadits lain yang semakna dengannya sebagaimana akan datang haditsnya di jilid 13 dari kitab kita ini al masaa-il, insyaa Allahu Ta’ala.

KETIGA: Berjalan sesuai lughatul Arab, Arti dan maknanya sebagaimana dikatakan oleh Imam Ibnu Qutaibah di kitabnya Gharibul Hadits (1/18):

” Diantara jual beli yang dilarang…(menetapkan) dua syarat dalam satu penjualan, yaitu seorang membeli barang dengan tempo dua bulan seharga 2 dinar atau tempo tiga bulan seharga 3 dinar, dan inilah makna dua harga dalan satu penjualan.”

KEEMPAT: Bahwa sebab dilarangnya jual beli dengan dua harga dalam satu penjualan adalah RIBA -tidak ada sebab selainnya- sebagaimana ketegasan sabda Nabi kita yang mulia shallallahu ‘alaihi wa sallam.
( Almasaa il Masalah 571, oleh al ustadz al fadhil Abdul Hakim bin Amir Abdat hafizhahullahu ta’ala).

Selamat meyimak dengan bashirah dan pemahaman dan mengambil manfaat rekaman yang sengaja kami share kembali ini karena ada upaya dari sebagian yang mengaburkan dari makna yang telah dijelaskan oleh mutaqaddimin sebagaimana yang dijelaskan oleh al ustadz dalam al masaail dan rekaman kajian ilmiyyah ini.

sumber:https://www.facebook.com/markaz.elislami/posts/1321168081306707

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *