Penjelasan Bolehnya Zakat Fithrah Dengan Uang – Ustadz Abdul Hakim Abdat

Khalifah Umar bin Abdul Aziz rahimahullahu ta’ala dizamannya pernah memerintahkan agar para pegawai pemerintahannya di potong dari pendapatannya sebesar setengah dirham sebagai pengganti dari harga makanan pokok sebesar satu sha’ untuk ZAKAT FITHRI.

Dan para ulama dari tabi’in tidak ada yang menentang hal ini. Oleh karena itu para ulama dari kalangan Ahli Tahqiq seperti Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahmatullahi ‘alaihi berpendapat bolehnya mengeluarkan zakat fithri dengan SEJUMLAH HARGA sebagai PENGGANTI dari zat makanan seperti kurma, gandum dan lainnya dengan syarat :

1. Tidak didapatinya makanan, atau

2. Ulil Amri membolehkannya atau memerintahkannya, atau

3. Orang orang faqir dan miskin membutuhkannya.

Hal ini karena TUJUAN dan MAKSUD dikeluarkannya zakat fithri yaitu untuk memberi makan faqir/miskin sebagaimana hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam : “….dan untuk memberi makan orang-orang miskin….”.
Hadits Hasan riwayat Abu Dawud 1609 dan Ibnu Majah 1827 dan lain lain.

Ketika zakat fithri itu tujuannya untuk memberi makan orang orang miskin, maka memberi makan orang miskin dapat dilakukan dengan memberikan zat makanan kepada mereka sebanyak satu sha’ seperti korma atau gandum atau beras, dan dapat juga dengan uang sebagai HARGANYA atau PENGGANTINYA yang disesuaikan dengan harga satu sha’.

Oleh karena itu kaum SALAF telah mengeluarkan zakat fithri dengan uang sekian dirham sebagai harga atau pengganti satu sha’ dari jenis makanan seperti korma atau gandum.

Dan inilah pendapat yang didukung oleh para ulama dari kalangan Ahli Tahqiq.

Demikianlah kurang lebih diantara uraian dari apa yang diterangkan oleh al ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat hafizhahullahu ta’ala dalam cuplikan video rekaman soal jawab tentang pertanyaan bolehkah membayar zakat fithri dengan uang…?

Dan inti jawaban beliau hafizhahullah sebagaimana jawaban dari sebagian para ulama ialah:

“ZAKAT FITHRI, BOLEH DENGAN UANG”.
Wallahu ta’ala ‘alam.

Selamat menyimak dan semoga bermanfa’at…!

Termaktub akun FB Eko Abu Dihyah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *