Keshahihan Hadits Iftiraqul Ummat – Ust Abdul Hakim Bin Amir Abdat

Keshahihan Hadits Iftiraqul Ummat.

Beberapa hal berkaitan dengan berlangsungnya Tabligh Akbar pembahasan Takhrij hadits Iftiraqul Ummat yang sangat ilmiyyah ini:

1. Beliau tetap berangkat safar ke Surabaya waktu itu bahkan dgn seorang diri naik kereta. (Saya & kawan agak nyesel waktu itu ga ikut)

2. Malam hari sebelum acara dimulai beliau kumpulkan panitia utk diberikan nasihat dakwah dan keberanian dlm dakwah.

3. Karena genting pihak panitia ingin melakukan penjagaan disekitar kamar dan hotel beliau nginap. Tapi beliau larang hal2 seperti itu sambil beliau bilang: ngapain dan tidak perlu dijaga jaga seperti ini. Maka beliau tetap sendirian saja dihotel itu.

4. Keesokan harinya setiba dilokasi kajian di stai Ali bin Abi Thalib maka dilokasi sudah penuh dengan para pendemo yg terus meminta dan berupaya agar digagalkannya kajian.

Tapi Alhamdulillah beliau tetap lanjutkan dan mulai kajian tersebut kecuali kalau yg bubarkan dan larang pemerintah setempat.

Tapi krn yg menolak dan melarang adalah massa yg berdemo maka beliau tetap lanjutkan dan memulai kajian tersebut dan menanamkan keberanian kepada ikhwah panitia.

5. Maka kajian pun beliau mulai dan ajibnya ialah sang Kiayi pimpinan demo beliau ajak turut serta duduk dikajian tersebut dari mulai sampai kajian selesai.

Maka sang kiayi pimpinan demo duduk dikajian sampai selesai kajian.

6. Beliau sengaja bahas dan dirincikan pembahasan perihal RAWI dlm ilmu hadits agar diketahui bahwa ini adalah majelis ilmu dan betapa tingginya majelis ilmu.

Dimana belum pernah beliau jelaskan ttg perkara ini ketika di majelis umum dihadapan kaum muslimin secara umum.

7. Selesai kajian dan shalat , beliau ajak sang kiayi pimpinan demo utk ikut satu mobil bersama beliau utk diskusi ilmiyyah sambil kemudian beliau ajak ikut jamuan makan siang.

Maka dlm diskusi itu alhamdulillah terjawab syubhat syubhat nya yg kebanyakannya justru ialah tuduhan, padahal beliau menginginkan keluar yg lebih ilmiyyah dr nya.

8. Alhamdulillah walaupun berita ini senyap dan tidak tersebar tetapi banyak pelajaran besar yg bisa kita ambil khususnya bagi para juru dakwah terutama dari kalangan pemuda ilmiyyah yg menjadi da’i.

9. Semoga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua. Dan segala keutamaan ialah berpulang kepada Rabbul ‘aalamiin. Wallahu ‘alam.

Walid dan guru kami pernah mengatakan bahwa dirinya hampir-hampir tidak pernah di majelis-majelis umum seperti tabligh akbar membahas mengenai takhrij hadits dan rawi kecuali pada kajian tabligh akbar di Surabaya ini dimana beliau terangkan sebagian dari takhrij dan rawi yang berkaitan dengan hadits Iftiraqul ummat.

Selamat menyimak…!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *